
Kalau ngomongin kuliner dunia, PERU adalah salah satu negara yang punya pesona rasa paling unik. Negara ini nggak cuma terkenal karena Machu Picchu yang ikonik, tapi juga karena masakannya yang menggabungkan tradisi kuno, bahan natural dari Pegunungan Andes, dan teknik memasak yang diwariskan turun-temurun. Pokoknya, kalau kamu suka eksplor rasa baru yang fresh tapi tetap earthy, kuliner Andes dari PERU adalah jawabannya.
Kenalan Dulu dengan Kuliner Dunia ala PERU
Masakan Andes berasal dari dataran tinggi yang dingin, jadi bahan-bahannya pun banyak memakai hasil bumi yang tahan cuaca ekstrem. Contohnya ada quinoa, jagung raksasa choclo, berbagai jenis umbi, sampai daging alpaka yang jadi primadona lokal. Yang bikin seru, masakan Andes tuh bukan cuma enak—tapi juga nutrient-dense, alias super kaya nutrisi.
Jadi bukan cuma memanjakan lidah, tapi juga bikin badan lebih berenergi. Cocok banget buat kamu yang suka makan tapi tetap ingin stay healthy.
Quinoa, Si Kuliner Dunia Superfood Legendaris dari PERU
Siapa yang nggak kenal quinoa? Biji-bijian yang satu ini sempat jadi tren global, tapi sebenarnya sudah dimakan oleh suku Inca sejak ribuan tahun lalu. Di PERU, quinoa dianggap bahan super yang melambangkan kekuatan. Makanya dulu sampai dijuluki “Mother Grain”.
Quinoa punya tekstur lembut, ringan, tapi bikin cepat kenyang. Biasanya diolah jadi sup, salad, atau campuran sayur dan daging. Yang bikin quinoa makin keren, dia mengandung protein lengkap serta vitamin dan mineral penting. Jadi bukan cuma hype—quinoa memang sesehat itu.
Cuy Asado: Ikonik, Unik, dan Penuh Tradisi
Kalau kamu suka tantangan kuliner, maka hidangan cuy asado wajib masuk daftar coba-coba kamu. Cuy adalah hewan guinea pig yang secara budaya sudah dikonsumsi di PERU sejak zaman kuno.
Meski bagi sebagian orang terlihat ekstrem, bagi masyarakat Andes, cuy punya nilai budaya yang kuat. Biasanya disajikan panggang dengan kulit renyah dan bumbu khas yang aromatik. Rasanya gurih dan cukup mirip ayam, tapi dengan tekstur lebih lembut. Ini adalah kuliner yang menunjukkan betapa autentiknya rasa PERU.
Chairo: Sup Hangat Penghangat Tubuh di Dataran Andes
Chairo adalah sup tradisional khas Andes yang cocok banget buat dinikmati di udara dingin. Isinya lumayan komplet: ada daging sapi, sayur, kacang-kacangan, sampai umbi chuño yang sudah dikeringkan secara alami oleh suhu pegunungan. Sup ini dikenal punya rasa gurih natural yang bikin badan langsung hangat dan nyaman.
Di PERU, chairo sering dikonsumsi sebagai makanan utama karena energi yang diberikan cukup besar. Bukan cuma lezat, tetapi juga menyimpan filosofi tentang bagaimana masyarakat Andes memanfaatkan bahan alam secara maksimal.
Alpaca Steak: Lezat, Lembut, dan Bernutrisi Tinggi
Nah, yang satu ini adalah hidangan modern yang banyak dicari wisatawan: alpaca steak. Daging alpaka punya tekstur lembut, rasa ringan, dan lemak yang rendah. Cocok banget buat kamu yang ingin makan daging tanpa rasa bersalah. Di PERU, daging alpaka dipanggang sederhana aja udah enak banget.
Biasanya disajikan dengan kentang Andes atau sayuran lokal. Selain itu, kandungan proteinnya tinggi dan kolesterolnya rendah. Bener-bener paket komplit!
Kuliner Andes, Bukti Kekuatan Rasa PERU
Makanan Andes adalah bukti bahwa PERU punya kekayaan kuliner yang bukan hanya enak tapi juga sehat. Dari quinoa yang superfood, cuy yang ikonik, sampai alpaca steak yang modern—semua punya cerita dan karakter kuat.
BACA JUGA: Street Food Korea Utara yang Populer di Kalangan Warga Lokal
Kalau kamu suka eksplor rasa yang autentik, alami, dan bikin penasaran, kuliner Andes dari PERU adalah destinasi rasa yang nggak boleh dilewatkan. Siap buat kulineran ala dataran tinggi?
Leave a Reply