
Eropa sering dianggap sebagai benua yang identik dengan fine dining dan restoran mewah, tetapi kenyataannya. Pengalaman kuliner terbaik sering kali bisa ditemukan di jalanan. Street food atau makanan jalanan di Eropa tidak hanya sekadar camilan cepat saji, tetapi juga merupakan cerminan budaya dan tradisi lokal yang kaya. Setiap kota menawarkan cita rasa unik yang bisa membawa kita menyelami sejarah dan kebiasaan masyarakatnya.
Paris Crepes

Saat berbicara tentang Paris, yang muncul di pikiran kebanyakan orang adalah menara Eiffel dan museum Louvre. Namun, bagi pecinta kuliner, Paris juga terkenal dengan crepes, makanan tipis yang bisa manis maupun gurih. Crepes manis biasanya diisi dengan cokelat, stroberi, atau krim, sedangkan versi gurihnya sering kali mengandung keju, ham, dan telur. Menikmati crepes di trotoar atau pasar lokal membuat pengalaman makan menjadi lebih intim dan autentik. Seolah kita ikut merasakan gaya hidup warga Paris sehari-hari.
Berlin Currywurst

Jalanan Berlin dipenuhi aroma khas yang langsung membuat perut lapar: currywurst. Makanan ini terdiri dari sosis panggang yang dipotong-potong dan disiram saus kari yang gurih. Currywurst bukan sekadar makanan cepat saji; ia lahir dari sejarah pasca-perang Jerman dan kini menjadi simbol kuliner kota. Menikmati currywurst di stand pinggir jalan sambil berjalan-jalan di kota adalah cara terbaik untuk merasakan semangat Berlin yang energik dan santai.
Budapest Langos

Di Budapest, Hungaria, langos menjadi salah satu street food favorit yang wajib dicoba. Langos adalah roti goreng besar yang lembut di dalam dan renyah di luar, biasanya disajikan dengan topping seperti krim asam, keju, atau bawang putih. Di setiap sudut pasar atau festival, aroma minyak panas dan bawang putih membuat siapa pun ingin segera mencicipinya. Langos menunjukkan bagaimana makanan sederhana bisa menciptakan kebahagiaan instan bagi siapa saja yang mencobanya.
Roma Pizza al Taglio

Italia, tentu saja, terkenal dengan pizza, tetapi pizza al taglio adalah bentuk street food yang paling populer di Roma. Berbeda dengan pizza klasik yang disajikan di restoran, pizza al taglio dijual per potong dan memiliki berbagai topping kreatif, mulai dari sayuran segar hingga daging panggang. Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang tetap autentik, pizza al taglio memungkinkan wisatawan merasakan Italia secara santai, sambil berjalan-jalan menelusuri kota kuno.
Barcelona Bocadillos

Di Barcelona, bocadillos atau sandwich ala Spanyol menjadi favorit warga lokal dan turis. Roti baguette yang renyah diisi dengan berbagai bahan seperti ham Iberia, keju Manchego, atau tortilla, membuat makanan ini praktis dibawa kemana saja. Menikmati bocadillos di tepi pantai atau di plaza kota memberikan sensasi santai ala Spanyol, sambil melihat aktivitas kota yang penuh warna.
BACA JUGA : Makanan Penutup Paling Populer di Amerika dengan Sentuhan Modern
Street food di Eropa bukan hanya soal makan cepat; ia adalah pengalaman budaya yang bisa dirasakan dengan seluruh indera. Dari crepes di Paris, currywurst di Berlin, langos di Budapest, pizza al taglio di Roma, hingga bocadillos di Barcelona, setiap kota memiliki cerita dan tradisinya sendiri. Menjelajahi street food adalah cara terbaik untuk merasakan otentisitas sebuah kota tanpa harus duduk di restoran mewah. Jadi, ketika berwisata ke Eropa, jangan lewatkan kesempatan untuk menyelami rasa dan budaya lokal melalui makanan jalanan.







