
Kalau ngomongin street food Asia, kebanyakan orang langsung kepikiran Korea Selatan, Jepang, atau Thailand. Padahal, jauh di bagian utara Semenanjung Korea, Korea Utara juga punya banyak banget jajanan jalanan yang unik, menarik, dan tentunya penuh cerita. Meskipun negara ini dikenal tertutup, budaya kulinernya tetap hidup dan berkembang lewat makanan-makanan sederhana yang jadi favorit warga lokal. Nah, kali ini kita bakal ngulik street food Korea Utara dalam versi yang lebih santai, gaul, dan gampang dicerna.
Kuksu: Mi Khas Warga Biasa yang Selalu Dicari
Salah satu makanan street food yang paling mudah ditemui di Korea Utara adalah kuksu, alias mi tradisional. Kuksu biasanya disajikan dalam kuah ringan dengan topping sederhana seperti sayuran cincang atau sedikit potongan daging. Meskipun terlihat simpel, kuksu ini punya makna sosial yang cukup kuat. Buat warga lokal, kuksu sering dipilih karena murah, cepat disajikan, dan bikin kenyang sampai sore.
Rasanya sendiri cenderung ringan—bukan tipe mi yang penuh bumbu kaya rempah. Tapi justru itu yang bikin kuksu khas Korea Utara punya ciri sendiri. Rasanya clean, nyaman, dan cocok dimakan kapan aja.
Bindaetteok: Pancake Kacang Hijau Paling Favorit
Kalau kamu suka jajanan yang gurih dan garing, bindaetteok bisa banget jadi pilihan. Pancake kacang hijau ini dibuat dari kacang hijau yang digiling, dicampur sedikit sayuran, lalu digoreng di atas wajan datar besar. Di Korea Selatan, jajanan ini juga populer, tapi versi Korea Utara biasanya punya tekstur lebih padat dan ukuran yang lebih besar.
Bindaetteok sering dijual di pasar-pasar lokal, dan biasanya dimakan sambil hangat-hangatnya. Teksturnya tebal, gurih, dan wangi banget. Cocok dimakan sambil jalan atau dijadikan camilan sore.
Hotteok Versi Korea Utara: Lebih Sederhana, Tapi Tetap Nagih
Kamu pasti familiar sama hotteok kalau suka jajanan Korea Selatan. Nah, Korea Utara juga punya versi hotteok sendiri, tapi tampilannya jauh lebih sederhana. Adonannya nggak selalu manis—kadang malah diisi sayuran atau campuran kacang yang rasanya gurih.
Hotteok versi Korea Utara biasanya digoreng dengan minyak sedikit lebih banyak, bikin kulit luarnya super crunchy. Rasanya simple, tapi justru itu yang bikin jajanan ini banyak dicari warga. Murah, cepat, dan bikin kenyang.
Roasted Corn: Jajanan Klasik di Musim Panas
Jagung bakar atau kukus adalah makanan yang sangat umum di Korea Utara. Banyak penjual yang nongkrong di pinggir jalan dengan tong besar berisi jagung rebus yang aromanya bikin ngiler. Karena jagung adalah salah satu pangan utama di negara tersebut, makanan ini jadi camilan paling merakyat yang bisa dimakan siapa saja.
Soal rasa, jangan harap yang fancy. Jagungnya mungkin sederhana, tapi justru autentik dan khas ala pedesaan Korea Utara.
Es Loli Buatan Rumahan: Camilan Manis yang Selalu Laris
Di musim panas, anak-anak Korea Utara suka banget beli es loli buatan rumahan yang dijual di pasar tradisional. Biasanya rasanya buah-buahan sederhana, atau kadang cuma gula dan sedikit pewarna. Sederhana, tapi menyejukkan banget!
BACA JUGA: Sup Krim Eropa Utara: Gurih, Kental, dan Menghangatkan
Meskipun Korea Utara tertutup dari dunia luar, street food mereka nunjukkin satu hal: kuliner selalu jadi jembatan budaya. Lewat makanan sederhana, kita bisa melihat rutinitas, kebiasaan, dan kehangatan masyarakatnya
Leave a Reply